INDRAMAYU, - Suasana khidmat menyelimuti Alun-Alun Indramayu saat Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Indramayu digelar, Senin (17/8/2026).
Upacara yang mengusung tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur" itu dipimpin langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, sebagai Inspektur Upacara.
Ada yang berbeda pada pelaksanaan tahun ini. Bupati Lucky Hakim sengaja menginstruksikan agar upacara digelar tanpa tenda atau peneduh apapun.
"Semua peserta, termasuk jajaran Forkopimda, kita ajak merasakan panas matahari bersama-sama. Ini wujud sederhana dari semangat kebersamaan, kesetaraan dan solidaritas," ujar Bupati Lucky Hakim dalam amanatnya.
Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremonial mengenang jasa pahlawan. Lebih dari itu, kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata dan pengabdian terbaik untuk masyarakat.
Dalam momentum tersebut, Bupati yang dikenal dengan visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong) itu juga memaparkan capaian kinerja Pemkab Indramayu periode Januari hingga Agustus 2026.
Di bidang kesehatan, cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indramayu tercatat mencapai 99,4% dengan tingkat keaktifan 76%. Pemkab Indramayu turut membiayai 531.642 jiwa peserta PBPU-BP melalui APBD senilai Rp233,8 miliar.
Untuk sektor pertanian, Pemkab fokus pada mitigasi kekeringan di Lahan Baku Sawah (LBS) dan LP2B. Upaya yang dilakukan meliputi normalisasi saluran, bantuan pompanisasi, hingga pengaturan sistem gilir-giring air bersama kementerian terkait.
Sementara pembangunan infrastruktur terus digenjot. Sepanjang 2026, realisasi pembangunan meliputi perbaikan jalan lingkungan 20.298 meter, jalan desa 31.200 meter, jalan kabupaten 23.160 meter, normalisasi saluran pembuang 60.170 meter, serta pemasangan 3.199 titik Penerangan Jalan Umum (PJU).
Tak kalah penting, sektor pendidikan dan kesejahteraan masyarakat juga menjadi perhatian. Sebanyak 322 sekolah dari jenjang TK hingga SMP direvitalisasi, Sekolah Rakyat berkonsep asrama di Cikawung-Terisi dioperasikan untuk 370 siswa, 310 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dibenahi, serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dihadirkan di berbagai wilayah.
Di bidang tata kelola pemerintahan, Indramayu menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Peringkat ke-5 Nasional dan Peringkat ke-3 se-Jawa Barat pada Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025.
Menutup amanatnya, Bupati Lucky Hakim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan menjaga kondusivitas wilayah.
"Mari kita isi kemerdekaan ini dengan mengoptimalkan pelayanan publik dan gotong royong, demi terwujudnya Indramayu yang Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong," pungkasnya.
