INDRAMAYU, - Seorang wanita yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sempat viral karena nyaris memeluk Bupati Indramayu Lucky Hakim saat upacara HUT ke-81 RI, dilaporkan kabur dari RSUD Indramayu.
Pelariannya terbilang nekat. Wanita tersebut memanjat hingga ke atas genting rumah sakit untuk menghindari kejaran petugas keamanan.
Humas RSUD Indramayu, Tarmudi membenarkan kabar tersebut saat dikonfirmasi, Selasa (18/8/2026).
"Iya Pak, agresif sekali. Beberapa kali bahkan terakhir itu lompat lari. Dikejar sekuriti kemarin tuh, sekarang masih dalam pencarian," ujar Tarmudi.
Tarmudi menjelaskan, wanita tersebut sejak awal diserahkan oleh Satpol PP sudah menunjukkan perilaku memberontak. Saat itu ruang perawatan Poli Jiwa di RSUD Indramayu dalam kondisi penuh, sehingga pasien ditempatkan sementara di ruang transit atau ruang akut.
Pihak rumah sakit, kata Tarmudi, berencana melakukan pemindaian biometrik e-KTP untuk melacak identitas dan keluarganya dengan berkoordinasi bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Namun, sebelum proses itu dilakukan, pasien sudah lebih dulu kabur.
Bahkan, aksi kabur lewat genting itu sempat digagalkan petugas. Wanita tersebut berhasil diamankan dan dibawa kembali ke ruang perawatan. Namun tak berselang lama, ia kembali memberontak dan berhasil melarikan diri.
"Naik genting, tak lama diamankan. Terus dibawa ke ruangan lagi, eh malah kabur lagi, Pak," kata Tarmudi.
Tepis Isu Pura-pura ODGJ
Aksi wanita tersebut saat menerobos upacara di Alun-alun Indramayu sempat menjadi sorotan warganet. Sebagian netizen berspekulasi wanita itu hanya berpura-pura ODGJ karena penampilannya yang bersih dan memakai masker.
Tarmudi menepis dugaan tersebut. Dari observasi awal tim medis, gestur dan perilaku pasien menunjukkan ciri gangguan kejiwaan.
"Iya, kalau kita lihat dari ciri-cirinya itu memang ODGJ, meskipun pakaiannya rapi ya, tidak seperti ODGJ kebanyakan di jalan," tegas Tarmudi.
Ia menambahkan, wanita tersebut merupakan pasien baru dan belum pernah tercatat berobat di RSUD Indramayu sebelumnya.
Pihak RSUD berharap Satpol PP maupun aparat terkait bisa segera menemukan pasien tersebut agar bisa mendapatkan penanganan medis yang layak. Pasalnya, perilaku agresifnya dikhawatirkan dapat mengganggu ketertiban umum.
"Kami berharapnya bisa ditangkap terus dibawa ke sini lagi biar dapat penanganan. Sekaligus nanti kami juga koordinasi dengan Disdukcapil untuk discan biometriknya supaya tahu identitas dan siapa keluarganya untuk penanganan lebih lanjut," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, insiden heboh itu terjadi saat upacara pengibaran bendera HUT ke-81 RI di Alun-alun Indramayu, Senin (17/8/2026). Di tengah suasana khidmat penghormatan bendera Merah Putih, wanita tersebut tiba-tiba menerobos dari arah belakang Pendopo dan berlari ke podium utama tempat Bupati Lucky Hakim berdiri, hingga nyaris memeluknya.
